Showing posts with label KIP Kuliah. Show all posts
Showing posts with label KIP Kuliah. Show all posts
KIP Kuliah
adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.
Intinya : Sepanjang berasal dari keluarga tidak mampu, kalian boleh mendaftar beasiswa KIP Kuliah.
Potensi akademik yang dimaksud ialah komitmen untuk serius menyelesaikan perkuliahan secara tepat waktu berdasarkan kontrak KIP Kuliah. Tidak harus punya prestasi (juara lomba).

Informasi terkait jumlah kuota KIP Kuliah 2023 :

Penyelenggara

Penyelenggara KIP Kuliah adalah kampus-kampus di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan & Kementerian Agama.
Kampus kedinasan dan kampus di bawah Kementerian Kesehatan tidak menyelenggarakan beasiswa KIP Kuliah. Poltekes Kemenkes, STAN, STIS, IPDN adalah contoh kampus yang tidak menyelenggaran KIP Kuliah.
Tidak ada KIP Kuliah di kampus kedinasan.
Cakupan KIP Kuliah meliputi seluruh PTN di Kemendikbud & Kemenag, serta Perguruan Tinggi Swasta yang ditunjuk.

Syarat KIP Kuliah

Persyaratan untuk mendaftar KIP Kuliah 2023 adalah sebagai berikut :
  1. Siswa SMA atau sederajat yang lulus atau akan lulus pada tahun berjalan atau telah dinyatakan lulus maksimal 2 tahun sebelumnya, serta memiliki NISN, NPSN dan NIK yang valid;
    Lulusan 2023, 2022 dan 2021 bisa mendaftar KIP Kuliah 2023
  2. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah;
  3. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.
  4. Belum pernah menerima KIP Kuliah atau Bidikmisi di tahun sebelumnya.
  5. Mendaftar diri secara pribadi dan membuat akun di website kip-kuliah.kemdikbud.go.id
Karena keterbatasan kuota, pada tahun 2022 banyak prodi akreditasi C di PTN hanya mendapatkan kuota KIP Kuliah yang sedikit.

Katagori KIP Kuliah

Kriteria ekonomi tidak mampu yang boleh mendaftar KIP Kuliah adalah :
  1. Pemegang KIP SMA Sederajat
  2. Pemegang KKS/PKH/BPNT
  3. Berasal dari panti asuhan/panti sosial
  4. Terdata di DTKS dengan keterangan Desil <4
  5. Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali  maksimal Rp 4.000.000,00 atau  pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi  jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00

Pelamar tidak harus memenuhi kelima kriteria di atas. Jika kalian masuk salah satu dari kelima kriteria ekonomi di atas, maka kalian masih layak mendaftar di KIP Kuliah. Misalnya tidak punya KIP tapi Desil kurang dari 4, maka tetap bisa mendaftar. Termasuk jika hanya masuk kriteria kelima saja dan tidak masuk kriteria lainnya, kalian juga tetap boleh mendaftar. 

Umumnya anak PNS/TNI/Polri tidak memenuhi syarat mendaftar di KIP Kuliah. Simak penjelasannya disini.

Prosedur Pendaftaran KIP Kuliah

Tahapan Pendaftaran KIP Kuliah:
  1. Siswa dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri di web Sistem KIP Kuliah pada laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id ;
  2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang valid dan aktif ;
  3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah ;
  4. Jika proses validasi berhasil, Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan;
  5. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jalur seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri);
  6. Selanjutnya, Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi seleksi nasional masuk perguruan tinggi sesuai jalur seleksi yang dipilih.  Proses sinkronisasi dengan sistem tersebut akan dilakukan kemudian dengan skema host-to-host.
  7. Bagi calon penerima KIP Kuliah yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, dapat dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Berkas KIP Kuliah

Berikut berkas pendaftaran yang harus disiapkan untuk pendaftaran KIP Kuliah :
  1. Foto Pribadi
  2. Foto Keluarga lengkap
  3. Dokumen Pendukung Keadaan Ekonomi (SKTM/KIP/KKS/PKH dll)
  4. Foto Rumah (tampak depan dan ruang keluarga)
  5. Sertifikat Prestasi (tidak wajib)
Bagi yang tidak punya KIP/KKS/PKH/DTKS untuk pendukung keadaan ekonomi, kalian dapat mengurus SKTM. Berikut informasi seputar SKTM Untuk Pendaftaran KIP Kuliah
Disamping dokumen di atas, kita juga menghimbau agar kalian mempersiapkan dokumen pendukung lainnya yang meliputi :
  1. Bukti Pembayaran PBB 2023/2022
  2. Bukti Pembayaran atau Pembelian Token Listrik 3 bulan terakhir
  3. Bukti pembayaran PDAM (bagi yang berlangganan)
  4. Slip gaji orang tua (bagi yang orang tuanya bekerja sebagai kariyawan swasta)

Fasilitas Penerima KIP Kuliah

KIP Kuliah memberikan pembiayaan sebagai berikut:
  1. Gratis biaya pendaftaran SNBP dan SNBT.
  2. Bebas biaya pendidikan (UKT/SPP) yang dibayarkan kepada perguruan tinggi.
  3. Subsidi biaya hidup yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing masing wilayah. Besaran bantuan biaya hidup berkisar dari Rp. 800.000,- per bulan sampai dengan 1, 4 juta per bulan.
  4. Lebih lanjut tentang komponen pembiayaan KIP Kuliah, cek disini.
    Warning !!! Beberapa PTS masih memotong bantuan biaya hidup mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Jika ada pihak pihak yang memungut biaya pada calon pendaftar, pendaftar, atau penerima KIP Kuliah di luar ketentuan tersebut bisa melapor ke Helpdesk KIP Kuliah.

Jangka Waktu Pemberian KIP Kuliah

KIP Kuliah hanya tersedia di program reguler dan tidak terdapat pada program kelas paralel atau kelas karyawan (kelas malam). 
Berikut jangka waktu pemberian KIP Kuliah untuk kelas reguler :

  • Sarjana dan Diploma 4 maksimal 8 semester
  • Diploma 3 maksimal 6 semester
  • Diploma 2 maksimal 4 semester
Bagi mahasiswa yang telah lulus S-1 KIP Kuliah dengan program profesi yang masih ditanggung KIP Kuliah, maka akan mendapatkan KIP Kuliah profesi dengan jangka waktu pemberian sebagai berikut :
  • Dokter maksimal 4 semester
  • Dokter Gigi maksimal 4 semester
  • Dokter Hewan maksimal 4 semester
  • Kebidanan maksimal 2 semester
  • Ners maksimal 2 semester
  • Apoteker maksimal 2 semester
  • Guru maksimal 2 semester
Tidak semua program profesi ditanggung KIP Kuliah.


Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2023

Pendaftaran KIP Kuliah 2023 belom dimulai. Siswa lulusan 2023 belom boleh mendaftrakan akun di website https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
Pendaftaran KIP Kuliah 2023 diprediksi baru akan dimulai pada bulan Januari-Februari 2023, berbarengan dengan proses pendaftaran SNBP 2023. Ikuti terus update dari kanal akun instagram @sahabat.kipkuliah atau kanal Youtube dibidikmisicom
Jangan mendaftar sebelum jadwalnya dibuka resmi oleh Kemendikbud.
Berikut prediksi jadwal pendaftaran KIP Kuliah 2023 :
  • Pendaftaran Akun dan Pembaharuan Akun KIP Kuliah
    akhir Januari s.d Oktober 2023
  • Pilih Seleksi dan Sinkronisasi KIP Kuliah untuk SNBP
    13 s.d 27 Feberuari 2023
  • Pilih Seleksi dan Sinkronisasi KIP Kuliah untuk SNBT 
    22 Maret s.d 14 April 2023

Tutorial Pendaftaran KIP Kuliah

Untuk tutorial pembuatan akun KIP Kuliah baru, dapat kalian simak di video dibawah :

Bagaimana alur pendaftaran KIP Kuliah untuk SNBP 2023 ?

Penting tentunya melakukan pendaftaran KIP Kuliah pada jadwal yang benar dan dengan alur yang tepat. Banyak problem yang bisa kalian jumpai jika tidak melakukannya dengan benar.
Nah, bagi yang bertanya tentang alur KIP Kuliah di SNMPTN, kalian bisa baca di artikel berikut Alur Pendaftaran KIP Kuliah di SNBP 2023 

Apakah pendaftaran KIP Kuliah bisa melalui aplikasi di AppStore/PlayStore ?

Tidak bisa, pendaftaran KIP Kuliah hanya bisa dilakukan di website resmi https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ melalui browser masing-masing. Kemendikbud masih belom mengeluarkan aplikasi resmi pendaftaran KIP Kuliah. 
Hati-hati terhadap berbagai aplikasi yang tersedia di PlayStore yang mengatasnamakan KIP Kuliah !!!

Apakah pendaftaran KIP Kuliah Gratis ?

Iya. Pendaftaran KIP Kuliah Gratis dan proses pendaftaran hanya bisa dilakukan secara online oleh masing-masing siswa. Pendaftaran KIP Kuliah tidak dilakukan kolektif oleh sekolah ataupun instansi pemerintah lainnya (Desa/Dinsos).
Kalian tidak akan dilayani jika mendaftar KIP Kuliah ke Desa atau Dinas Sosial.

Apakah mahasiswa bisa mendaftar KIP Kuliah ?

Secara umum pendaftaran KIP Kuliah ditujukan untuk calon mahasiswa baru yang memenuhi syarat angkatan lulus yang ditentukan.
Mahasiswa yang boleh mendaftar di KIP Kuliah adalah mahasiswa yang memenuhi kriteria sebagai berikut :
  1. Memenuhi syarat angkatan lulus. Untuk KIP Kuliah 2023, hanya diperuntukkan bagi lulusan tahun 2021, 2022 dan 2023
  2. Belom pernah ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah atau Bidikmisi di tahun sebelumnya.
  3. Mendaftar menjadi mahasiswa baru lagi melalui seleksi masuk perguruan tinggi.
  4. Melepaskan kampus lama, jika diterima di KIP Kuliah. (Tidak boleh kuliah di dua tempat)
Bagi mahasiswa yang sudah semester atas dan tidak memenuhi kriteria di atas, kalian bisa menghubungi pihak kampus untuk mengusulkan pengajuan KIP Kuliah pengganti atau beasiswa lainnya.

Apakah untuk mendaftar KIP Kuliah wajib memiliki KIP/KKS ?

Tidak wajib. Asalkan kalian masuk salah satu dari Katagori KIP Kuliah di uraian sebelumnya, maka kalian berhak mendaftar KIP Kuliah.

Saya sudah punya KIP, perlukah mendaftar KIP Kuliah ?

Kartu KIP SMA Sederajat akan kadaluwarsa jika kalian telah lulus dan tidak ada perpanjangan, walaupun keterangan masa berlakunya masih panjang. Jika kalian ingin mendapatkan KIP Kuliah ketika berkuliah, maka kalian wajib mendaftar di web https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.
Kartu KIP SMA dan KIP Kuliah berbeda.
Setelah lolos seleksi KIP Kuliah, kalian akan mendapat ATM KIP Kuliah baru dan ATM KIP SMA kalian tidak berlaku lagi.

Saya tidak terdata di DTKS, apakah boleh daftar KIP Kuliah ?

Boleh. Tidak ada aturan yang mewajibkan harus terdata di DTKS dengan Desil <4. Pelamar yang tidak terdata di DTKS harus memenuhi koridor aturan berikut :
Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali  maksimal Rp 4.000.000,00 atau  pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi  jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00

Informasi pendaftaran DTKS :

Apakah dengan mendaftar KIP Kuliah akan Gratis biaya pendaftaran di seleksi masuk perguruan tinggi ?

Tidak semua jalur seleksi di GRATISKAN untuk pelamar KIP Kuliah. Itu artinya walaupun kalian pelamar KIP Kuliah, kalian wajib siap-siap menabung untuk kebutuhan biaya pendaftaran di seleksi masuk pergutuan tinggi.
Jalur seleksi SNBP, SPAN-PTKIN, SNBT secara umum gratis biaya pendaftaran. Sedangkan untuk jalur seleksi UM-PTKIN dan Jalur Mandiri tidak semua kampus menggratiskan biaya pendaftaran.
Biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi bervariasi antara 200 s.d 500 ribu. Tidak ada hal yang benar-benar gratis. Tetap semangat dan terus bersyukur.

File Lengkap Panduan KIP Kuliah

Bagi yang ingin mengakses file-file lengkap seputar panduan KIP Kuliah, petunjuk pendaftaran dan surat edaran terbaru tenatng KIP Kuliah, kalian dapat download disini.

Alur Pendaftaran KIP Kuliah


Salah satu beasiswa yang diberikan oleh pemerintah untuk siswa usia sekolah adalah Kartu Indonesia Pintar atau yang sekarang lebih dikenal dengan  istilah Program Indonesia Pintar (PIP). Beasiswa ini diberikan untuk usia anak SD, SMP dan SMA. Di samping itu, juga terdapat PIP untuk sekolah Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.
Nah, untuk lebih jelasnya pada artikel kali ini kita akan membahas persyaratan dan tata cara pendaftaran Program Indonesia Pintar bagi siswa SD, SMP dan SMA. Simak selengkapnya.

Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik untuk level SD-SMA yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Tujuan PIP Dikdasmen

Tujuan dari PIP Dikdasmen diantaranya ialah (1) meningkatkan akses dan partisipasi anak sekolah dari usia SD s.d SMA dalam rangka menyukseskan program wajib belajar 12 tahun. (2) mencegah anak putus sekolah karena kendala ekonomi, dan (3) membantu siswa putus sekolah untuk kembali bersekolah dengan bantuan program Indonesia Pintar.

Sasaran Penerima PIP Dikdasmen

Tidak semua siswa layak untuk menerima bantuan PIP. Program ini menyasar kelompok ekonomi miskin dan rentan miskin yang dibuktikan dengan :
  1. Peserta Didik merupakan penerima Program Indonesia Pintar atau KIP di jenjang sebelumnya.
  2. Peserta Didik yang berasal dari kelurga penerima program keluarga harapan yang meliputi : pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu PKH, Kartu BPNT, Kartu KIS (PBI-APBN)
  3. Peserta Didik katagori yatim/yatim piatu termasuk yang berasal dari panti sosial dan panti asuhan
  4. Peserta Didik yang bersekolah kembali akibat drop out (putus sekolah)
  5. Peserta Didik terdampak bencana alam, korban konflik, dan peserta didik berkebutuhan khusus
  6. Peserta Didik yang orang tua/walinya sedang berstatus sebagai narapidana di lembaga pemasyarakatan.
  7. Peserta Didik yang berstatus tersangka atau narapidana di rumah tahanan atau di lembaga pemasyarakatan.
  8. Peserta Didik yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin/ atau dengan pertimbangan khusus yang diusulkan oleh dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota/ pemangku kepentingan.

Besaran Bantuan PIP Dikdasmen

Besaran bantuan PIP disesuaikan setiap jenjangnya. Semakin naik jenjangnya maka kebutuhannya akan semakin naik dan besaran bantuan juga semakin besar.
Proses pencairan PIP biasanya dilakukan satu kali dalam satu tahun anggaran untuk setiap Peserta Didik. Berikut besaran bantuan PIP Pendidikan Dasar dan Menengah :


Tata Cara Pendaftaran KIP (PIP)

Peserta Didik yang termasuk katagori miskin atau rentan miskin sesuai kriteria sasaran sebagaimana telah di ulas sebelumnya dapat mengajukan Program Indonesia Pintar dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  1. Siswa menghubungi operator Dapodik Sekolah masing-masing dengan membawa bukti keterangan tidak mampu seperti Kartu KIP dari jenjang sebelumnya, Kartu KKS, Kartu PKH, KIS (PBI-APBN), Keterangan terdata di DTKS atau Surat Keterangan Tidak Mampu.
  2. Selanjutnya sekolah melakukan pengusulan Layak PIP di Aplikasi Dapodik Sekolah masing-masing.

    Alasan Layak PIP meliputi berikut :
  3. Lalu Dinas Pendidikan melakukan pengusulan siswa penerima berdasarkan data usulan Dapodik Sekolah masing-masing.
  4. Sekolah melakukan pemantauan di Aplikasi Si Pintar untuk proses aktivasi rekening usulan PIP Siswa Nominasi
  5. Jika siswa sudah melakukan Aktivasi rekening, maka selanjutnya akan terbit SK Pemberian PIP untuk proses pencairan bantuan.

Jadwal Pendaftaran KIP (PIP)

Pendaftaran PIP dapat dilakukan sepanjang tahun dengan melakukan input data Layak PIP pada data diri siswa melalui Operator Dapodik sekolah masing-masing. 
Akan tetapi biasanya ada waktu cut off untuk pegusulan Dapodik guna pemadanan pada Aplikasi Si Pintar yang akan digunakan Dinas Pendidikan dalam menetapkan penerima PIP di masing-masing sekolah.
Setiap tahunnya hanya ada dua kali fase pengusulan PIP, berikut jadwal cut off aplikasi Dapodik dan pengusulan PIP :
  1. Pengusulan PIP fase 1 cut off Dapodik pada 15 Mei dan pengusulan oleh Dinas Pendidikan sekitar bulan Juni. Siswa disarankan mengusulkan diri sebagai penerima PIP pada awal bulan Mei agar bisa masuk usulan.
  2. Pengusulan PIP fase 2 cut off Dapodik pada 15 Agustus dan pengusulan oleh Dinas Pendidikan sekitar bulan September. Siswa disarankan mengusulkan diri sebagai penerima PIP pada awal bulan Agustus agar bisa masuk usulan.
Siswa kelas 6, 9 dan 12 yang belum pernah menerima PIP disarankan untuk mendaftarkan diri ke sekolah pada jadwal pendaftaran PIP fase 1.



Cek Pengusulan KIP (PIP)

Siswa dapat melakukan pengecekan perkembangan pendaftaran PIP di link berikut https://pip.kemdikbud.go.id/home/cek_nisn

Siswa penerima PIP bisa menggunakannya untuk mengajukan KIP Kuliah.

KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan yang bertujuan untuk membantu mahasiswa dari kalangan tidak mampu agar tetap bisa melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.
Beasiswa ini berbeda dengan beasiswa lainnya yang umumnya fokus pada prestasi saja. Beasiswa KIP Kuliah merupakan program prioritas dan afirmasi yang bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Fasilitas Penerima KIP Kuliah

Penerima KIP Kuliah mendapatkan dua fasilitas pembiayaan, yakni :

  1. Bantuan Biaya Pendidikan (Gratis UKT/SPP); dan
  2. Bantuan Biaya Hidup yang disesuaikan dengan masing-masing kota/kabupaten.
Bantuan biaya pendidikan akan dibayarkan langsung ke Perguruan Tinggi, sedangkan yang menjadi hak mahasiswa ialah bantuan biaya hidup yang dibayarkan ke masing-masing rekening penerima beasiswa.
Simak besaran nominal bantuan biaya hidup KIP Kuliah pada artikel Besaran Bantuan Biaya Hidup KIP Kuliah 2021, 2022, 2023

Periode Pencairan

Periode pencairan biaya hidup KIP Kuliah terbagi atas dua periode pencairan :
  1. Periode Pencairan Semester Ganjil : antara September s.d Februari
  2. Periode Pencairan Semester Genap : antara Maret s.d Agustus
Pencairan bantuan biaya hidup lebih banyak mengalami keterlamabatan. Maka mahasiswa diharap melakukan antisipasi di setiap semesternya.

Kapan Pencairan KIP Kuliah

Untuk mengetahui kapan uang bantuan biaya hidup cair, diharapkan mahasiswa memahami tahapan pencairannya. Berikut tahapan pencairan bantuan biaya hidup :
  1. Perguruan Tinggi mengirimkan SK/Surat dari pimpinan PT terkait daftar calon penerima KIP Kuliah disertai data pendukung (pelaporan IPK dan/atau salinan lunak data penerima dan rekening) (cepat atau lambatnya tergantung mekanisme internal PT).
  2. Puslapdik Kemendikbud melakukan proses SPP, SPM ( kira kira 1-2 minggu jika data pada tahap 1 lengkap).
  3. KPPN menerbitkan SP2D (maksimal 1 hari kerja) dan transfer ke rekening penampungan Puslapdik Kemendikbud (izin Kementerian Keuangan).
  4. Puslapdik Kemendikbud memerintahkan bank penyalur untuk melakukan proses transfer (1-2 hari kerja).
  5. Bank penyalur melakukan transfer ke rekening penerima (mekanisme internal bank mandiri).
  6. Proses pada poin 3-5 maksimal 30 hari kalender atau dana harus dikembalikan ke kas negara dari rekening penampungan.


Prediksi Pencairan KIP Kuliah

Berikut prediksi pencairan KIP Kuliah untuk semester ganjil :
  • Tahap 1 Pencairan. Jika status permohonan KIP Kuliah dikirimakan pada tanggal 01 hingga 15 Agustus maka pencairan dana KIP Kuliah akan dilakukan pada tanggal 01 September.


  • Tahap 2 Pencairan. Jika status permohonan KIP Kuliah dikirimkan pada tanggal 16 Agustus hingga 31 Agustus maka pencairan dana KIP Kuliah akan dilakukan pada tanggal 19 September


  • Tahap 3 Pencairan. Jika status permohonan KIP Kuliah dikirimkan pada tanggal 1 September hingga 21 September maka pencairan dana KIP Kuliah akan dilakukan pada tanggal 1 Oktober. Pada termin pencairan tahap 3, bantuan biaya hidup mahasiswa baru juga mulai mengalir.


  • Tahap 4 Pencairan. Jika status permohonan KIP Kuliah dikirimkan pada tanggal 22 September hingga 5 Oktober maka pencairan dana KIP Kuliah 14 Oktober. Pada tahap pencairan ini, banyak mahasiswa baru yang uang bantuan biaya hidupnya cair.
  • Tahap 5 Pencairan. Jika status permohonan KIP Kuliah dikirimkan 6 Oktober s.d 14 Oktober maka diprediksi bantuan biaya hidup akan cair pada 1 s.d  4 November.

Pada seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2023, terjadi perubahan sistem penerimaan dan beberapa penyesuaian nama seleksi. Meskipun perubahan ini sebenarnya tidak terlalu fundamental, akan tetapi akan ada penyesuaian-penyesuaian yang tentunya bisa mempengaruhi jadwal seleksi dan juga sistem sinkronisasi pendaftaran KIP Kuliah.
Sebelum kita membahas kapan jadwal pendaftaran KIP Kuliah 2023, alangkah baiknya kalian tahu beberapa hal penting yang menyangkut KIP Kuliah sebagai akan tersaji dalam uraian selanjutnya.

Syarat KIP Kuliah 2023

Sebelum mendaftar KIP Kuliah kalian perlu tahu beberapa syarat untuk mendaftar KIP Kuliah. Syarat ini juga sebagai penegas bahwa KIP Kuliah adalah beasiswa yang diberikan khusus untuk kelompok ekonomi tidak mampu namun berprestasi.
Berikut syarat dan ketentuan pendaftaran KIP Kuliah 2023 :
  1. Siswa SMA atau sederajat lulusan 2023, 2022 dan 2021.
  2. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah;
  3. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.
  4. Belum pernah menerima KIP Kuliah atau Bidikmisi di tahun sebelumnya.
  5. Mendaftar diri secara pribadi dan membuat akun di website kip-kuliah.kemdikbud.go.id

SNBT Bisa Tes Dua Kali

Salah satu angin segar dalam kebijakan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2023 ialah peluang dimungkinkannya seorang siswa mengikuti tes sebanyak dua kali jika merasa sekali tes kurang meyakinkan.
Kesempatan tes dua kali ini kemudian menjadi pertanyaan. Pertama, apakah akan mulai diterapkan pada tahun 2023 ? Kedua, apakah pelamar KIP Kuliah punya kesempatan tes gratis sebanyak dua kali ?
Pada penyelenggaraan UTBK-SBMPTN 2019, walaupun aturannya bisa tes dua kali, pada akhirnya pelamar KIP Kuliah hanya gratis tes sekali saja. Tentu itu tidak fair juga. Harusnya pemerintah bisa membiayai gratis dua kali.

Pada artikel kali ini kita akan mengupas beberapa fakta menarik yang patut diketahui tentang program KIP Kuliah. Apa sajakah fakta-fakta menarik itu. Simak selengkapnya.
1. Penerima Manfaat KIP Kuliah Lebih dari 1 Juta
Mungkin banyak yang belum tahu bahwa sejak tahun 2010 sampai 2019 penerima Bidikmisi (KIP Kuliah) terlah mencapai 1.052.445 orang mahasiswa dari 2135 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Perlu diketahui bahwa sejak 2010 s.d 2019 nama beasiswa ini ialah Bidikmisi. Baru pada tahun 2020, beasiswa Bidikmisi diubah nama dengan KIP Kuliah.
Melihat angka penerima manfaat yang sudah sangat banyak, muncul pertanyaan : dimana sekarang lulusan Bidikmisi-KIP Kuliah dan apa kontribusi yang sudah diperbuat untuk Indonesia.
2. IPK Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Selalu Diatas 3
Mahasiswa Bidikmisi-KIP Kuliah sejatinya adalah mahasiswa pilihan, itu terbukti sebab dari awal telah ada seleksi ekonomi dan prestasi akademik sebelum bisa memperoleh beasiswa ini. Tentu tak terlalu mengejutkan jika rata-rata IPK penerima KIP Kuliah terbilang sangat bagus.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Puslapdik Kemendikbudristek sejak tahun 2010-2019 diperoleh fakta bahwa rata-rata IPK penerima KIP Kuliah ialah 3,23. Angka ini tentu melampaui rata-rata mahasiswa reguler secara umum.


Torehan prestasi lainnya juga sering kita dengar bahwa mahasiswa Bidikmisi-KIP Kuliah tampil sebagai lulusan terbaik di setiap periode wisuda di berbagai perguruan tinggi.
3. Prodi Terakreditasi B Mendominasi
Fakta menarik selanjutnya ialah tentang sebaran penerima KIP Kuliah. Berdasarkan data penerimaan mahasiswa baru KIP Kuliah tahun 2021, ternyata diperoleh fakta bahwa prosentasi mahasiswa penerima KIP Kuliah terbanyak berada di program studi terakreditasi B.
Berdasarkan hitungan statistik peserta KIP Kuliah di akreditasi B mencapai 58,2%, disusul dari prodi terakrediatasi A mencapai 23,8% dan terkecil dari prodi terakreditasi C yakni hanya 18%.
Puslapdik Kemendikbudristek terus mendorong agar penerima KIP Kuliah di dominasi oleh mahasiswa dari prodi terakreditasi A dan B. Sehingga kedepan prodi terakreditasi C akan mendapatkan alokasi KIP Kuliah yang lebih sedikit.
4. Penerima KIP Kuliah Terbanyak dari Jawa Timur
Penerima KIP Kuliah sudah tersebar di seluruh Indonesia. Akan tetapi persebarannya memang terbilang belum merata. Berdasarkan data tahun 2021, provinsi asal mahasiswa penerima KIP Kuliah masih di dominasi dari wilayah Jawa dengan Jawa Timur tampil mendominasi, yakni sebanyak 25.559 mahasiswa lolos seleksi KIP Kuliah atau 12,8%.


Sementara itu provinsi dengan penerima KIP Kuliah terkecil berasal dari Bangka Belitung yakni dengan 703 mahasiswa penerima atau setara dengan 0,4% dari alokasi kuota KIP Kuliah 2021.
5. Pelamar KIP Kuliah Lebih dari 800 ribu
Semakin tahun, informasi kuliah gratis dengan KIP Kuliah makin tersebar luas. Hal ini memicu ketertarikan yang lebih dari calon mahasiswa di berbagai daerah. Harapan untuk bisa kuliah gratis menjadi tawaran menarik sekaligus peluang untuk terus meraih cita-cita ke jenjang pendidikan tinggi.
Data tahun 2021 cukup mengejutkan, sebab ada 848.497 calon mahasiwa yang mendaftar akun KIP Kuliah. Dari 800 ribu lebih pelamar orang hanya sekitar 400 ribu yang menyelesaikan pendaftaran akun untuk mengikuti seleksi masuk di berbagai perguruan tinggi negeri.
Sayangnya dengan antusiasme yang begitu besar, pada tahun 2021 kuota KIP Kuliah hanya sebesar 200 ribu saja dan pada tahun 2022 turun hanya sebesar 187 ribu penerima.
Nah, itulah beberapa fakta menarik KIP Kuliah yang perlu kalian tahu sebagai sumber inspirasi dan informasi. Sampai jumpa di ulasan berikutnya.
Pemerintah sudah tidak lagi mencetak Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebagai gantinya diterbitkan Kartu KIP Digital yang bisa di download masing-masing oleh siswa penerima Program Indonesia Pintar. Akan tetapi tidak semua siswa bisa mendapatkan KIP Digital. Hanya siswa yang terdata di DTKS saja yang terbit Kartu KIP Digital dan dapat di download secara mandiri.
Sebelum kita membahas lebih lanjut, terlebih dahulu kita bahas beberapa hal penting berikut ini :

Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar adalah bantuan berupa uang tunai untuk perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dari jenjang SD hingga SMA yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Prioritas Program Indonesia Pintar (PIP)

Prioritas penerima KIP Kuliah meliputi :
  1. Peserta Didik yang berasal dari Keluarga Pemegang PKH/KKS/KPS
  2. Peserta Didik yang berasal dari Daerah Konflik
  3. Peserta Didik yang berasal dari Daerah tedampak Bencana Alam
  4. Peserta Didik Disabilitas
  5. Peserta Didik yang berasal dari Keluarga Terpidana/ Berada di Lapas
  6. Peserta Didik yang pernah Drop Out
  7. Peserta Didik Yatim/Yatim Piatu/Panti Asuhan/Panti Sosial
  8. Peserta Didik yang berasal dari Keluarga Miskin/Rentan Miskin

Cetak Kartu KIP Secara Mandiri

Langkah-langkah untuk cetak Kartu KIP secara mandiri :
  1. Kunjungi website berikut https://pip.kemdikbud.go.id/home/cek_nisn
    Masukkan NISN, Tanggal Lahir dan Nama Ibu Kandung

  2. Tekan Cari, lalu akan tampil Kartu KIP kalian.
  3. Jika muncul keterangan seperti di bawah maka Kartu KIP kalian tidak berlaku. Untuk mengaktifkan kembali, silahkan hubungi sekolah masing-masing.


Kalian bisa menyimpan Kartu KIP Digital dan mempergunakannya seperlunya. Kartu KIP Digital tidak bisa dipalsukan karena dilengkapi QR Code yang bisa di scan sebagai bukti verifikasi keaktifan kartu tersebut.
Berikut sisi belakang Kartu KIP Digital bagi yang ingin mencetak sendiri :